Dosa tak ubahnya seperti tiupan angin di tanah berdebu. Wajah terasa sejuk sesaat, tapi butiran nodanya mulai melekat. Tanpa terasa, tapi begitu berbekas. Kalau saja tak ada cermin, orang tak pernah mengira kalau ia sudah berubah.
Perjalanan hidup memang penuh debu. Sedikit, tapi terus dan pasti; butiran-butiran debu dosa kian bertumpuk dalam diri. Masalahnya, seberapa peka hati menangkap itu. Karena boleh jadi, mata kepekaan pun telah tersumbat dalam gundukan butiran debu dosa yang mulai menggunung.
Tampilkan postingan dengan label Oleh : Muhammad Nuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Oleh : Muhammad Nuh. Tampilkan semua postingan
Selasa, 01 Februari 2011
Selalu Ada Debu Dosa
Diposting oleh nova moel cakep di 01.17 0 komentar
Label: Oleh : Muhammad Nuh
Langganan:
Postingan (Atom)
